Data WHO: Flu Babi Tembus 24 Negara, 42 Orang Tewas

Antisipasi Flu Babi, Sumut Terima Ribuan butir kapsul Oseltamivir

Kasus flu babi (H1N1) terus saja meningkat. Bahkan kini jumlahnya telah mencapai angka 2.371 kasus dari 24 negara. Masing-masing Negara tersebut ialah Meksiko (1.112 kasus), AS (896), Austria (1), Kanada (201), Hong Kong (1), Kolombia (1), Costa Rica (1), Denmark (1), El Salvador (2), Prancis (5), Jerman (10), Guatemala (1), Irlandia (1), Israel (6), Italia (5), Belanda (2), Selandia Baru (5), Polandia (1), Portugal (1), Korea Selatan (3), Spanyol (81), Swedia (1), Swiss (1) dan Inggris (32).

Data-data di atas dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam situsnya, Jumat (8/5/2009). WHO juga mengumumkan terdapat 42 kematian di Meksiko yang disebabkan oleh virus H1N1 itu.


Sejauh ini belum ditemukan kasus mematikan itu di Indonesia. Hal ini besar kemungkinan dikarenakan iklim dan bentuk geografis Indonesia yang berbeda dengan Negara-negara terjangkit. Walaupun demikian, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi merebaknya virus ini dengan melarang setiap warga untuk tidak mengunjungi Negara-negara tersebut, khususnya Meksiko.

"Kita tidak mengeluarkan travel warning, hanya imbauan," kata Juru Bicara Deplu Tengku Faizasyah dalam press briefing di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2009). "Sejauh ini masih belum dapat informasi apakah antar interdept sudah mengeluarkan travel warning atau belum. Yang pasti Deplu hanya mengeluarkan imbauan," lanjutnya.

Di samping itu, pemerintah juga meninstruksikan kepada semua bandara berskala internasional di dalam negri agar memasang alat penditeksi suhu badan untuk mencegah masuknya virus mematikan ini di tanah air.


Sumut Terima Ribuan butir kapsul Oseltamivir

Mencuatnya kasus flu babi di akhir bulan April lalu menggegerkan seluruh dunia, bahkan di dalam negri sendiri pun sudah mempersiapkan langkah-langkah penanganan unuk kasus yang satu ini. Lihat saja berita kemarin di detiknews.com. Sumatra Utara (Sumut) mendapat hadiah dari Departeman Kesehatan berupa ribuan butir kapsul Oseltamivir (Tamiflu). Mungkin saja hal ini dikarenakan masyarakat Sumut banyak yang berternak babi.

Ribuan butir kapsul tersebut dikirim melalui paket pos pada Jumat sore kemarin. Sebelum didistribusikan ke rumah sakit dan sentra kesehatan di Kota Medan, kapsul Oseltamivir untuk sementara disimpan di gudang Dinkes Sumut, Jl HM Yamin Medan.


Kepala Sub Dinas Farmasi, Siskandri, mengatakan Dinkes Sumut telah menerima 36 ribu butir kapsul sebagai tindakan antisipasi. "Secepatnya kapsul Oseltamivir akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit dan sentra kesehatan di Medan. Ini hanya tahap awal sebagai upaya anstisipasi dini jika ada warga yang terindikasi tertular virus H1N1. Penanganan selanjutnya akan lebih konfrehensif," kata Siskandri kepada wartawan di Medan.

Dalam antisipasi dini, Dinkes Sumut juga telah mendirikan posko flu babi di sejumlah titik di Kota Medan. Siskandri juga mengatakan, untuk antisipasi penularan dan penyebaran flu babi di tingkat kabupaten dan kota, Departeman Kesehatan RI akan mengirimkan secara langsung sekitar tiga ribu butir tanpa melalui Dinkes Sumut.

1 komentar:

Posting Komentar

Recent Comments